Maka dari itu, jika fungsi AC sudah bermasalah, kenyamanan akan berkurang saat berkendara. Untuk itu, Anda bisa lakukan perawatan dan mencegah potensi kerusakan agar AC tetap bekerja maksimal.
Menurut Dede, mekanik bengkel resmi Honda di Panglima Polim, Jakarta, kalau AC menjadi bau itu bisa disebabkan dari penggunaan pengharum mobil yang sembarangan. Pasalnya, jika bahan yang digunakan untuk pewangi dalam kabin itu kualitasnya rendah akan cepat mengotori evaporator dan sulit dibersihkan.
Ia menambahkan, kotoran dan debu yang ada dalam kabin menjadi potensi utama jika hembusan AC menjadi bau dan tidak dingin. Biasanya kotoran dan debu itu datang saat berkendara dengan kondisi jendela sering terbuka dan penggunaan alas kaki yang kotor.
“Kalau dalam kabin sering kotor, secara cepat kotoran itu akan menempel pada evaporator dan menimbulkan jamur. Kalau sudah begitu, saat AC membutuhkan penyaringan dari evaporator udara yang dihasilkan jadi bau apek,
Selain itu, bagi Anda yang acap kali merokok dalam kabin sebenarnya bisa dikatakan kurang baik. Kenapa? Menurutnya, asap rokok yang mengandung nikotin ini akan mudah menempel pada evaporator dan nantinya akan menjadi lender. Ini juga yang menjadi penyebab utama, AC jadi bau.
Ia juga menambahkan, jangan pernah membawa makanan apapun yang wanginya bersifat keras. Sebab, nantinya aroma dari makanan tersebut akan membekas dalam kabin. “Makanan yang kerap membekas aromanya seperti makanan siap saji, dan terutama buah durian,” katanya











